Pada hari Rabu, 17 Mei 2017 dilaksanakan kegiatan Upgrading Knowledge Penerapan Metode DEA untuk Efisiensi & Produktivitas yang di laksanakan di Ruang PPAK Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin untuk Dosen-Dosen di Banjarmasin.

Data Envelopment Analysis (DEA) merupakan  salah satu model baru untuk mengukur efisiensi dan produktivitas. DEA akan melengkapi manajemen dalam menilai kinerja cabang selain dari sisi keuangan dan efektifitas usahanya yaitu dari sisi efisiensinya. DEA model bermaksud mengukur tingkat efisiensi relatif dari unit-unit yang sejenis. Dalam analisis DEA yang penting adalah menentukan input dan outputnya. Pada analisis ini, digunakan multi-input dan multi-outputInput  adalah semua sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan output. Dalam hal ini inputdapat berupa jumlah tenaga kerja, jumlah aktiva tetap, jumlah cabang pembantu, jumlah kantor kas, jumlah ATM, jumlah biaya operasional. Jumlah output misalnya jumlah kredit yang disalurkan, jumlah dana yang dihimpun, laba.

Dengan memasukkan semua input dan output yang telah dipilih maka akan diketahui skor DEA masing-masing cabang. Cabang yang mempunyai skor di bawah 100 berarti tidak efisien. DEA juga akan memberikan informasi faktor-faktor penyebab tidak efisien dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk masing-masing cabang agar dapat dicapai kondisi efisien (dicapai skor 100).

Data Envelopment Analysis (DEA) merupakan alat manajemen untuk mengevaluasi efisiensi suatu unit bisnis yang paling popular dewasa ini. Evaluasi efisiensi tidak hanya dapat dianalisa pada satu unit bisnis saja, namun bagi beberapa unit bisnis untuk dibandingkan satu sama lain lalu diketemukan mana yang paling efisien, sehingga unit bisnis yang tidak efisien dapat merujuk pada unit bisnis yang efisien. Unit bisnis-unit bisnis yang akan dijadikan sebagai pengambilan keputusan dalam DEA disebut DMU (Decision Making Unit)/Unit Pengambilan Keputusan. Unit bisnis apapun dapat dianalisis kinerjanya dengan DEA seperti misalnya manufacturing units, departments of big organizations such as universities, school, bank branches, hospitals, power plants, police stations, tax offices, prisons, defense bases, a set of firms or even practicing individuals such as medical practitioners.

Acara ini dihadiri ole